Oleh Anastasia Mustika

“Muhammad Yunus mestinya sudah sejak lama menerima Hadiah Nobel, dan saya akan bersikukuh terus sampai mereka mau memberikan kepadanya,” demikian puji mantan Presiden AS Bill Clinton terhadap penerima Hadiah Nobel Perdamaian 2006. Muhammad Yunus menerima hadiah bersama bank yang didirikannya, Bank Grameen, atas upaya menciptakan manfaat ekonomi dan sosial dari bawah. Berawal dari keinginan menolong orang paling miskin di sekitarnya, dengan strategi kredit mikro yang revolusioner dia membangun Bank Grameen sebagai salah satu institusi ekonomi paling inovatif sekaligus berpengaruh di dunia. 

Di buku ini Muhammad Yunus melangkah jauh lebih ke depan. Bersama Danone?salah satu perusahaan makanan terbesar di dunia—Bank Grameen mewujudkan “Bisnis Sosial”?sebuah praktik ekonomi berwatak mulia yang salah tujuan utamanya ialah menciptakan dunia tanpa kemiskinan. Yunus membeberkan ide itu sekaligus cara mewujudkannya secara taktis-terencana. Menghapus kemiskinan memang sulit diwujudkan, di buku ini Muhammad Yunus mengajukan alternatif dan kesempatan yang bisa menyelamatkan jutaan orang miskin.

Muhammad Yunus merupakan tokoh yang layak jadi inspirasi dan teladan bagi para pengambil keputusan Indonesia. Buku ini bahkan bisa membuat mata pembaca meleleh demi menghargai totalitas pengabdian Muhammad Yunus untuk kaum miskin.

Iklan