Sumber : BBC Siaran Indonesia, Diperbaharui pada: 02 Oktober, 2008 – Published 09:57 GMT

Gedung DPR Amerika
Senat Amerika meloloskan RUU setelah diperbaiki

Senat Amerika Serikat telah menyetujui versi baru RUU bantuan untuk menyelamatkan sistem finansial Amerika bernilai 700 miliar dolar Amerika.

Dengan suara 74 setuju dan 25 menolak, para senator negara itu mendukung perundangan darurat yang bertujuan mengambil alih kredit macet dan menstabilkan bursa saham.

RUU itu kini meliputi langkah untuk mendapat dukungan dari pihak yang menentang, langkah itu antara lain berupa potongan pajak bagi keluarga dan juga bisnis.

RUU ini sekarang akan dibahas di DPR yang pada hari Senin menolak RUU itu.

Presiden George W Bush memuji para pemimpin Senat karena melakukan
“perbaikan penting untuk menyelamatkan paket itu” dan mendesak DPR untuk menyetujui RUU tersebut.

Namun, langkah Senat Amerika ini gagal membuat pasar saham Asia bereaksi positif.

Indeks Nikkei di bursa efek Tokyo turun 1,9 persen saat penutupan,

Perubahan RUU

Rancangan Undang-Undang yang pertama diajukan dikritik karena memenuhi kepentingan para banker Wall Street dengan mengorbankan warga biasa.

Dana sebesar 700 miliar Amerika ini dirancang untuk membeli aset yang perusahaan-perusahaan yang kesulitan untuk mendorong perekonomian.

Sejak DPR menolak RUU ini, para politisi menambah langkah-langkah untuk menenangkan semua pihak seperti potongan pajak bagi perusahaan kecil dan meningkatkan jumlah tabungan yang dilindungi pemerintah – dari 100 ribu dolar menjadi 250 ribu dola Amerika.

DPR akan mengambil keputusan atas RUU in pada hari Jumat, dan Presiden Bush sangat menekankan bahwa paket itu “penting untuk keamanan finansial semua warga Amerika”.

“Rakyat Amerika berharap – dan perekonomian kita menuntut – DPR akan meloloskan RUU minggu ini dan segera dikirim kepada saya,” ujarnya.

Menteri Keuangan Henry Paulson, otak dibalik RUU awal yang dikritik karena gagal lolos di DPR, menyatakan senang dengan keputusan Senat tersebut.

“Ini akan mengirim tanda positif bahwa kita siap melindungi perekonomian Amerika dengan memastikan bahwa semua warga Amerika bisa mendapat kredit untuk menciptakan lapangan kerja dan mempertahankan usaha mereka,” ujarnya.

Perayaan dini?

Kandidat presiden Amerika John McCain dan Barack Obama mendukung paket penyelamatan itu.

Barack Obama & John McCain
Kedua kandidat presiden ikut memberi suara

Kedua kandidat ini menyisihkan waktu dari jadwal kampanye untuk kembali ke Washington DC dan memberi suara di Senat.

Ketua Senat Harry Reid menyatakan senang dengan keputusan senat, dan memuji kedua kandidat presiden itu karena memberi suara mereka secara langsung.

“Ini memperlihatkan bahwa jika kita semua bekerja sama akan tercapai hasil yang baik,” ujarnya.

Namun, wartawan BBC di Washington mengatakan RUU ini baru lolos dari halangan pertama, dan masih banyak hadangan yang harus dilewati sebelum akhirnya menjadi Undang-Undang.

Iklan