‘The Lonely Poligamist’ (Poligami Karena Kesepian)

Tinggalkan komentar

Book review: ‘Brady Udall The Lonely poligami’, Norton. 602 hlm. $ 26,95 Sumber : Book & Culture,

Oleh Brady Udall

Dalam novel baru Brady Udall’s, berani, sering lucu, patriark hanya poligami miskin, orang bodoh dikuasai istri. Golden Richards memiliki empat istri dan 28 anak-anak. Satu-satunya cara dia dapat (kadang-kadang) ingat nama semua anak-anak adalah dengan menyanyikan sebuah daftar di bawah napasnya untuk lagu “The Old Gray Mare.” istri-Nya adalah mudah untuk tetap lurus. Kaku, represif Beverly, Ibu No 1, aturan lebih dari 10 anak-anak di Gedung Lama, peletakan hukum tentang “Prinsip hidup” dengan kepastian bahwa Golden menemukan baik mengintimidasi dan iri. Dia berjalan ke merek fundamentalis dilarang dari Mormonisme di 19, ketika ayahnya lama absen Golden dipanggil ke Utah untuk berbagi kekayaan dari pemogokan uranium dan ketenangan iman barunya. Beverly adalah menjadi istri pertama jamak ayah, sampai ia menderita kanker didiagnosis dan diwariskan ke anaknya. Selamanya membutuhkan “seseorang untuk menjelaskan kepadanya apa yang harus dilakukan,” memenuhi Golden, dan Beverly telah berjalan sejak hidupnya. Lagi

Iklan

Islamis Somalia larang buku PBB

Tinggalkan komentar

Sumber : BBC Siaran Indonesia via Email Berlangganan,19/09/2009

mogadishu
Banyak sekolah masih beroperasi walau terjadi peperangan.

Kelompok Islamis al Shahab di Somalia melarang penggunaan buku sekolah yang tidak Islami dari PBB.

Sheikh Ali Mohamud Rage yang menjadi juru bicara al Shahabmenyeru kepada warga Somali untuk tidak mengirim anak mereka ke sekolah-sekolah yang menggunakan buku tersebut.

Wartawan BBC di Mogadishu mengatakan walau perang terjadi di negara itu, banyak sekolah masih berjalan dan kebanyakan menggunakan buku PBB.

Kelompok-kelompok Islamis beraliran ekstrim menguasai sebagian wilayah Somalia selatan.

Wilayah pemerintah Somalia yang didukung PBB hanya berkisar di sebagian Mogadishu.

”Beberapa badan PBB seperti Unesco menyebar buku pelajaran kesekolah-sekolah dan mengajarkan berbagai hal yang tidak Islami,” kata Rage disebuah acara wisuda sekolah studi al Quran, demikian lapor kantor berita Reuters.

”Saya meminta semua orang tua Somalia untuk tidak mengirim anak mereka ke sekolah dengan kurikulum dukungan PBB.”

Wartawan BBC, Mohammed Olad Hassan, di Mogadishu menggarisbawahi bahwa belum jelas apakah para pemimpin al-Shabab menyetujui pandangan Rage tersebut.

Dikatakan bahwa banyak sekolah menggunakan buku pelajaran dari Arab Saudi.

Al Shahab berulang kali dituduh mempunyai hubungan dengan Al Qaida.

Pada hari Kamis mereka melakukan pemboman bunuh diri yang menewaskan 17 anggota pasukan perdamaian Uni Afrika di Mogadishu.

Somalia sudah tidak mempunyai pemerintahan nasional efektif sejak tahun 1991.

Perang selama bertahun-tahun dan anarki membuat tiga juta orang, atau separuh dari populasi, memerlukan bantuan pangan

10 Juta Lebih Orang Indonesia Buta Aksara

Tinggalkan komentar

JAKARTA – Departemen Pendidikan Nasional memperkirakan lebih dari 10 juta warga Indonesia tak bisa membaca. Penduduk buta aksara terbanyak berada di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Papua, Papua Barat, dan Nusa Tenggara.
“Jumlah itu setara dengan 6,21 persen penduduk,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal Departemen Pendidikan Nasional Hamid Muhammad dalam jumpa pers “Hari Aksara Internasional” di Jakarta kemarin.
Angka itu, kata Hamid, turun dibanding akhir 2007, yang mencapai 11,8 juta atau 7,3 persen. “Pemerintah optimistis bisa turun hingga 5 persen pada akhir 2009,” kata dia.
Data Badan Pusat Statistik menunjukkan angka buta aksara menurun sejak tahun 2000. Dari 205,6 juta penduduk saat itu, 18,18 juta atau 9,6 persen di antaranya buta aksara. Pada 2003, jumlahnya turun menjadi 15,41 juta atau 7,4 persen dari 213,6 juta jumlah penduduk. Lagi

Cara Mencapai Puncak Tujuan Membaca

Tinggalkan komentar

TIMBANGAN BUKU Sumber : Harian Kompas,  2007

Oleh ONI SURYAMAN

Membaca adalah symbol sebuah peradaban. Ia membedakan peradaban maju dengan primitive, antara Negara maju dan Negara berkembang. Melihat begitu pentingnya membaca, ia pun dijadikan salah satu indeks bagi pembangunan manusia, yang sering dijadikan ukuran keberhasilan pembangunan sebuah Negara.

Membaca memiliki tiga fungsi. Pertama, memberikan informasi, misalnya dengan membaca Koran dan majalah. Yang kedua, memberikan hiburan, misalnya dengan membaca novel. Yang ketiga, yang paling penting tetapi sekaligus paling sulit, memberikan pengertian. Sebuah buku bisa saja memberikan pengertian sekaligus menghibur dan memberikan informasi.

Modernisasi telah menawarkan substitusi bagi kegiatan membaca, dengan lahirnya media audio-visual. Kehadiran audio-visual membuat informasi menjadi lebih “nyata” ketimbang membaca, tetapi di lain pihak mengurangi bahkan meniadakan daya cerna pemirsa. Sesuatu yang mutlak dibutuhkan dalam membaca untuk mencari pengertian. Lagi

Daya Dukung Rakyat Kecil, Perlu Itu

3 Komentar

Oleh Aminuddin Siregar
Sudah umum diketahui kalau ketidakberdayaan rakyat kecil lebih besar ketimbang daya saing yang mereka miliki, baik dalam bidang kehidupan ekonomi, maupun dalam bidang politik. Rakyat kecil sebenarnya bukan
rakyat sebagian kecil, melainkan rakyat sebagian besar yang memiliki penghasilan perkapita relatif kecil dibanding penghasilan perkapita sekelompok orang yang punya penghasilan relatif lebih besar dari lainnya.

Rakyat kecil, tersebar dihampir semua pelosok tanah air. Mereka juga tidak saja bermukim di perkotaan, tetapi juga dipedesaan yang masa depannya teramat suram. Kalau kita amata dengan saksama, maka yang
kita rasakan ialah betapa mendungnya kehidupan mereka sehari-hari. Tapi siapa peduli dan siapa yang menganggap mereka itu sangat perlu adanya. Bahwa mereka itu adalah saudara-saudara kita, baik yang ada di
desa-desa maupun yang ada di kota-kota, yang perlu mendapat perhatian serius.

Rakyat kecil seperti juga kita ketahui, adalah kelompok masyarakat miskin. Kini jumlahnya amatlah tidak sedikit, laporan Biro Pusat Statistik, dipenghujung tahun lalu, mengindikasikan suatu kenyataan dan membuktikan bahwa jumlah penduduk miskin Indonesia meningkat tajam. Bukan saja lantaran sempitnya lapangan kerja, melaikan juga
karena mereka tidak berdaya melawan kompleksitas yang mengungkungi kehidupan mereka sehari-hari.
Lagi

Obligasi tahun 1948 dilelang

Tinggalkan komentar

Sumber : BBC Siaran Indonesia, Diperbaharui pada: 02 Oktober, 2008 – Published 11:35 GMT

Uang kertas 1 Juta Poundsterling
Penjualan dilakukan lewat lelang di London

Surat oblitasi bernilai 1 juta poundsterling berhasil dilelang dengan harga £78.300, dua kali harga perkiraan semula.

Lelang dilakukan di kota London.

Surat obligasi, dengan nomor 000008, diterbitkan setelah Perang Dunia Ke II sejalan dengan paket bantuan yang dikenal dengan nama Marshall Plan.

Marshall plan adalah program pendanaan Amerika Serikat untuk membantu Eropa Barat bangkit setelah konflik tahun 1939-1945 itu.

Tahun 1977 satu surat obligasi lain, dengan nomor 000007, terjual dengan harga delapan ribu poundsterling melalui penjualan dibalik layar. Lagi

India larang merokok di publik

Tinggalkan komentar

Sumber : BBC Siaran Indonesia, Diperbaharui pada: 02 Oktober, 2008 – Published 12:51 GMT

Perokok di India
Di India setiap tahun 2500 orang meninggal karena merokok

Di Connaught Place, pusat perdagangan utama Delhi, jam istirahat makan siang merupakan saat tersibut bagi Bhag Chand Jain.

Dia duduk di kios kecil, di depan gedung bertingkat, menjual keripik kentang, minuman soda, permen, permen karet dan rokok.

Pembeli tidak berhenti datang – kebanyakan membeli sekantung tembakau untuk dikunyah, namun sebagian besar membeli rokok.

Para perokok itu menyalakan rokok dengan menggunakan korek yang terikat dengan tali, ujung rokok menyala seperti bara api.

Diantara para pembeli itu, tampak dua wanita muda – mereka menyalakan rokok dan berjalan ke arah gedung kantor mereka yang terletak beberapa meter jauhnya. Lagi

Older Entries